Inovasi pelayanan dalam mengurangi masalah kesehatan masyarakat di indonesia

Hingga saat ini program pemerintah dalam upaya menjadikan masyarakat sehat, saya nyatakan belum efektif. Hal ini jika dilihat dari rasio antara jumlah masyarakat yang pernah periksa kesehatan dengan jumlah total masyarakat indonesia. Saat ini pemerintah sedang mencoba melakukan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di daerah-daerah terpencil yang di emplementasikan dalam tema “Nusantara Sehat”.

Namun ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para pelaksana kesehatan, dalam mewujudkan “upaya masyarakat  indonesia yang sehat”, tidak cukup hanya dengan meletakkan tenaga kesehatan di seluruh pelosok indonesia. perlu adanya perbaikan sistem pelayanan pada tingkat Puskesmas, yang mana hingga saat ini tenaga kesehatan di Puskesmas hanya menunggu pasien atau melakukan penyuluhan saat ada wabah/KLB saja.

Usulan dalam pembenahan pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas yaitu :

  1. Petugas kesehatan menjemput pasien atau bahas kerennya penjual menjemput konsumen, dalam artian harus ada program tambahan berupa “Chek Up rutin (bulanan ato triwulan dsb) pada seluruh masyarakat yang ada diwilayah kerja Puskesmas tsb”. Saya usulkan program ini karena pada dasarnya orang yang secara fisik terlihat sehat belum tentu tidak mengidap penyakit.
  2. Perlu juga penambahan tenaga penyuluh kesehatan dengan tujuan untuk lebih sering memberikan pendidikan kesehatan secara berkala dan merata pada masyarakat di wilayah kerjanya. Sehingga masyarakat dapat mengetahui tanda-tanda atau gejala – gejala terjadinya sebuah sakit dari awal.